6 Maret 2008
IN2OZ Sebuah Undangan Terbuka Untuk Menikmati Kreativitas Australia
Dengan senang hati hari ini saya meluncurkan IN2OZ, sebuah program diplomasi kebudayaan Australia yang utama di Indonesia pada 2008.
Melalui program kesenian dan kebudayaan ini, masyarakat Indonesia akan dapat menghargai kreativitas yang merupakan jantung dari sektor industri sains, teknologi dan pendidikan kelas dunia Australia.
Seni merupakan cara yang ideal untuk memperoleh pemahaman masyarakat lain. IN2OZ akan memperlihatkan kebinekaan, kedinamisan dan toleransi Australia secara menyenangkan dan segar.
Program IN2OZ memberi kesempatan kepada warga Indonesia untuk menikmati keunikan suara musisi teratas Australia di Jakarta International JavaJazz Festival pada bulan Maret atau membuat musik mereka sendiri di Strike-A-Chord pada bulan Desember, suatu pameran pendidikan sains keliling dimana para pengunjung akan dapat memimpin suatu orkestra maya.
Mereka juga akan dapat menikmati beberapa pertunjukan papan luncur dan sepeda BMX pada pertengahan tahun dalam suatu pameran seni media baru yang fenomenal, Streetworks, dan petiklah ilham pada karya tulis terbaru Australia di kegiatan tahunan Ubud Writers & Readers Festival pada bulan Oktober.
Kekhasan IN2OZ adalah program-program baru yang bertujuan untuk memelihara koleksi langka dan berharga museum Indonesia. Staf senior dari Museum Istana Kepresidenan di Jakarta, Bogor dan Cipanas akan mengikuti program pelatihan manajemen museum di Universitas Sydney dari bulan Juli. Pelatihan kesiapan penanganan bencana dengan praktik langsung untuk Koleksi Warisan dan Museum Yogyakarta akan dilaksanakan bersamaan dengan Museum and Art Gallery of the Northern Territory pada bulan Desember.
Kerja sama erat pada tingkat kebudayaan ini hanyalah merupakan salah satu dari jalan praktis dimana Australia dan Indonesia sedang bekerja bersama sebagaimana baiknya tetangga dekat. Hubungan antar masyarakat ini, bersama dengan kontak teratur yang luas antara para pelajar dan guru, wisatawan, pengusaha dan olahragawan dari kedua Negara, merupakan kekuatan hubungan bilateral yang kukuh dan awet.
Indonesia dan Australia menikmati hubungan ekonomi yang sehat dengan perdagangan dua arah sebesar 10,4 milyar dolar Australia atau sekitar 84,4 trilyun Rupiah (2006-2007) dan investasi dua arah sekitar 3,5 milyar dolar Australia atau 28,4 trilyun Rupiah (2007). Pada tahun 2007-08, bantuan Australia untuk Indonesia mencapai 458 juta dolar Australia (sekitar 3,7 milyar Rupiah), menjadikan Indonesia sebagai penerima bantuan pembangunan terbesar dari Australia.
IN2OZ, dipersembahkan oleh Pemerintah Australia melalui Australia International Cultural Council, merupakan cara untuk menggairahkan hubungan antara Australia dan Indonesia agar terus tumbuh dan diperkaya. Rincian lengkap mengenai program IN2OZ tersedia di http://www.dfat.gov.au/in2oz.
Saya berharap sahabat-sahabat kami di Indonesia akan menikmati pertunjukan dan pertukaran kebudayaan selama 2008.
